colon cleaning

Bertransaksi aman dengan e-banking

May 19th, 2009

Pernahkah anda mengenal ebanking? Pernahkah anda menggunakannya?

Mungkin sebagian besar orang yang telah mengenal dan bergelut dengan dunia maya sudah banyak menggunakan ebangking sebagai fasilitas untuk mempermudah transakisi bisnis dan mempersingkat waktu dalam hal transfer dana, kliring, giro maupun berbelanja.

Ebanking atau electronic Banking adalah sebuah fasilitas online di internet yang disediakan oleh Bank untuk memudahkan konsumen nya melakukan fasilitas perbankan melalui internet. Biasanya untuk mengamakan fasilitas ini setiap bank mengeluarkan sebuah token yang yang fungsinya untuk verifikasi pin yang diminta ketikan bertransaksi.

Ebanking ini memudahkan setiap orang apabila ingin bertransaksi online walaupun sebanyak 19 juta pengakses internet di indonesia, yang menggunakan e-banking hanya sekitar 10 % saja. Tentu saja minimnya angka penggunaan e-banking itu dikarenakan masyarakat indonesia umumnya belum percaya akan transaksi online baik dari segi kualitas maupun dari segi keamanan. Belum lagi sangat banyak kejadian penyelewengan e-banking mulai dari CARDING maupun pemalsuan rekening, pembobolan tabungan melalui ebanking dan transaksi-transaksi ajaib yang tanpa diketahui pemilik rekening telah menguras tabungan mereka.

Untuk mengantisipasi penipuan dan penyelewengan ebanking ada beberapa hal penting yang perlu diketahui oleh pengguna ebanking yaitu :


Cek URL Situs

Cek selalu URL situs bank Anda. Para penjahat cyber biasanya memikat korban untuk memasukan username dan password ke situs palsu yang menyerupai situs resmi bank Anda. Jika Anda melihat suatu hal yang aneh, selain dari situs resmi bank Anda, bisa jadi situs tersebut palsu.

Jangan pernah memasukkan username atau password dan data sensitif lainnya tanpa terlebih dahulu memastikan bahwa Anda berada di situs yang benar. Satu lagi yang paling penting, usahakan selalu mengetik alamat situs bank Anda langsung pada browser, jangan pernah mengklik link yang ada dalam e-mail.

Update Sistem

Cek selalu update keamanan sistim operasi Anda. Pastikan sistim operasi dan browser Anda sudah diinstal dengan patch keamanan terbaru dari sumber terpercaya. Kalau perlu, pakailah firewall untuk mencegah hacker mencuri hak akses komputer Anda, khususnya jika Anda terhubung ke internet dengan menggunakan kabel atau model DSL.

Ganti Password

Gantilah password online banking Anda secara berkala. Hindari kode password yang mudah ditebak, seperti nama, tanggal lahir, nomor telepon. Jika perlu, gunakan password yang terdiri dari huruf abjad dan angka.

Jika Anda mempunyai beberapa rekening bank, jangan pernah gunakan password online banking yang sama untuk semua rekening. Jangan pernah pula menyimpan username dan password Anda di browser karena kemungkinan bisa di-crack hacker.

Cek Kebijakan Privasi Situs Bank

Beberapa bank saat ini sudah mempersenjatai sistim internet banking mereka dengan sistem keamanan yang lebih aman. Misalnya, jika Anda mentransfer uang secara online ke rekening lain dalam jumlah lebih besar, biasanya Anda akan diminta untuk menginputkan sebuah password tertentu. Beberapa bank membutuhkan password untuk memvalidasi transaksi berjumlah besar.

Pastikan pula bahwa alamat situs bank tersebut diawali dengan ‘https’, yang menandakan bahwa situs tersebut benar-benar “secure”, karena telah dilindungi oleh teknologi enkripsi data (SSL).

Cek ‘Last Logged In’

Umumnya terdapat panel ‘last logged in’ di situs bank. Cek panel tersebut setiap kali Anda login. Jika tiba-tiba muncul peringatan bahwa Anda tidak berwenang mengakses, misalnya Anda baru login ke situs itu 2 hari lalu, namun di panel tercatat bahwa Anda terakhir login tadi pagi, segera laporkan ke bank Anda dan ganti password tersebut.

Jangan lupa untuk selalu klik tombol ‘exit’ atau ’sign out’ setelah masuk ke portal online banking Anda. Tutup pula browser tersebut untuk memastikan bahwa session Anda telah diterminasi.

Jangan Tinggalkan PC

Jangan pernah tinggalkan PC jika Anda telah menginputkan informasi transaksi online banking di situs. Sebisa mungkin hindari mengakses layanan online banking di warnet atau komputer publik. Hindari pula mengakses layanan online banking melalui koneksi Wi-Fi, jika privasi dan keamanannya kurang.

Hindari Mengisi Data Penting dalam Form

Hindari mengisi form yang ada dalam e-mail yang meminta informasi keuangan, seperti nomor rekening atau kartu kredit. Apalagi jika Anda diminta menginputkan username, password, nomor debit dan kartu kredit bank Anda.

Memanfaatkan ebanking untuk mempermudah anda bertansaksi terkadang harus membuat anda antisipasi juga dengan sekililing. Untuk mengamankan ebanking yang anda pergunakan sehari-hati tidak ada salahnya untuk tetap berhati-hati dan memenuhin standar keamanan yang dianjurkan oleh bank tempat anda menabung. Menggunakan ebanking boleh-boleh saja tetapi harus diiringi dengan kebijaksanaan dalam pemakaiannya dan kehati-hatian dalam menjaganya.

Kejahatan datang karena ada kesempatan, Be Aware! (Ria-D’girls)

Sumber :

  1. DetikNet : pernah di muat di detikNet (dari Infotech Indiatimes, Selasa (5/2/2008))
  2. http://72.14.235.132/search?q=cache:DCYQawSvUVEJ:www.modusaceh.com/files/hal/hal22_23Edisi51april2008.pdf+perlukah+menggunakan+ebanking%3F&cd=2&hl=id&ct=clnk&gl=id&client=firefox-a
  3. Wikipedia

Share and Enjoy:
  • del.icio.us
  • Digg
  • Facebook
  • TwitThis

2 Responses to “Bertransaksi aman dengan e-banking”

  1. Bandit Batak Says:

    dan terakhir, pilihlah rekening yang sistem security ebankingnya paling aman. Setahu saya ada 2 di indonesia ini yang paling aman, Mandiri dan BCA.

  2. nh18 Says:

    melirik tanggal … 19 May 2009
    melirik tanggalan … 2 Juni 2009

    hhmmm … memang tidak mudah mengelola majalah …

    Semangat Girls … !!!

Leave a Reply

Filled Under: Keuangan, Teknologi, Tips Menarik