
Menurut wikipedia, Batik (atau kata Batik) berasal dari bahasa Jawa “amba” yang berarti menulis dan “titik”. Kata batik merujuk pada kain dengan corak yang dihasilkan oleh bahan “malam” (wax) yang diaplikasikan ke atas kain, sehingga menahan masuknya bahan pewarna (dye), atau dalam Bahasa Inggrisnya “wax-resist dyeing”. Batik adalah kerajinan yang memiliki nilai seni tinggi dan telah menjadi bagian dari budaya Indonesia (khususnya Jawa) sejak lama.
Karena kekentalan dari nilai tradisional dan unsur etnik yang dikandungnya, banyak perancang busana yang menggunakan batik sebagai bahan dasar dari desain baju mereka. Sebut saja nama-nama kondang seperti Itang Yunas, Anna Avantie, Oscar Lawata, Gea dan sederetan nama beken lainnya telah terilhami oleh batik untuk koleksi busana-busana mereka.
Bagaimana dengan Anda yang tidak memiliki dana untuk memakai baju-baju keluaran butik ternama, jangan khawatir! Anda tidak harus merogoh kocek Anda dalam-dalam untuk mendapatkan penampilan trendy, secantik tubuh peragawati yang berbalut busana rancangan Itang Yunaz. Mengapa? Karena Anda bisa berkreasi sendiri dengan selembar kain batik yang kini mudah ditemukan di mana-mana!

Putri Indonesia dan Gaun Batik
Kami berikan beberapa contekan sebelum Anda mulai menjadi designer dadakan:
Lebih baik membeli kain dan menjahitnya di langganan
Membeli kain dan menjahitnya lebih baik daripada membeli langsung, selain harga yang lebih ekonomis gaun yang dibuat lebih nyaman digunakan karena sesuai dengan ukuran badan. Gaun tidak perlu di kecilkan atau kesempitan karena ukuran yang tidak sesuai.
Pilihlah warna yang tidak terlalu mencolok
Untuk pemilihan warna sebaiknya dipilih sesuai dengan warna kulit, memilih yang lebih cerah dengan warna yang relatif enak dipadang lebih baik.
Pilihlah motif yang tidak monoton dan terlalu pasaran
Motif batik bermacam-macam, pemilihan motif ini sebaiknya hati-hati karena jangan sampai gaun batik yang dibuat lebih terlihat seperti daster (baju tidur) dari pada sebuah gaun
Pilihlah model gaun yang bisa menyulap kain batik anda jadi lebih elegan
Setelah motif dan warna dipilih sesuai dengan selera, mulailah mencari model yang diinginkan. Sebaiknya kain batik yang motifnya terlalu ramai di padukan dengan kain polos sesuai dengan warna dasar dari batik tersebut. Agar model batik juga bagus sesuaikan dengan mode yang sedang tren.
Hal terpenting setelah serangkaian proses diatas adalah modal percaya diri, karena apapun pakaian yang dipakai, model, bahan ataupun penjahitnya sudah sangat bagus tetapi jika Anda tidak percaya diri saat menggunakannya, semuanya kembali menjadi nol. Anda harus terlihat percaya diri dan tidak malu mengenakan pakaian Batik yang dulu hanya terlihat di acara-acara resmi saja.
Jangan ragu untuk mengenakan pakaian berbahan Batik sebagai alternatif busana pesta atau untuk penampilan sehari-hari Anda. Segera contek model favorit Anda dan tunjukkan bahwa Anda memang perempuan Indonesia yang bangga pada budayanya sendiri! (Ria - D’Girls)












May 1st, 2009 at 5:45 am
Heeem, kalo batiknya adalah batik tulis dalam arti motifnya digambar dengan tangan memang jatuhnya lebih murah kalo beli kainnya trus jahit.
Tapi kalo print batik, dimana motifnya print pake mesin.. kayaknya malah lebih murah kalo beli jadi lho.. and modelnya macem2, untuk gaunmalam juga cantik
(saya udh coba soalnya) hhehe
May 5th, 2009 at 4:30 am
@Eka : Wah semoga bermanfaat yang jeung artikel ini
May 5th, 2009 at 7:41 am
pria boleh ikutan ngobrol nggak di blog ini… hehehehe..
lam knal..
November 19th, 2009 at 1:18 pm
Woow…,keren juga ya pakai baju batik…!!!!