colon cleaning

Kala Cinta dari Dunia Maya Menghampiri

May 16th, 2009

Friendster, Facebook, Myspace dan sederetan situs pertemanan pasti telah menambah teman-teman Anda yang notabene secara fisik tidak pernah bertemu, kan? Dari banyaknya yang begitu kecanduan dengan Facebook, kurang lebih 1.4 juta orang asal Indonesia termasuk kategori maniak. Belum lagi blog yang kini bertebaran dimana-mana sehingga membuat para komunitas blogger itu terkadang mengadakan Kopi Darat alias bertemu secara langsung. Selain blog, masih ada media lain seperti plurk yang pernah menjadi tren di komunitas dunia maya, di mana situs tersebut memudahkan kita untuk mengetahui apa saja yang sedang dilakukan teman kita, menit per menit

Dari semua orang yang terhubung di jejaring sosial tersebut, beberapa mungkin terlibat masalah hati dengan teman mayanya yang baru. Dengan kata lain beberapa orang mendapatkan cinta dari dunia maya. Ada yang berakhir dengan happy, tetapi tidak sedikit juga yang akhirnya patah hati karena ternyata seseorang yang dia kagumi hanya sebatas di dunia maya dan tidak di dunia nyata. Satu hal yang pasti, jodoh adalah sesuatu yang tidak bisa kita prediksikan. Bisa datang dari mana saja, dengan siapa saja dan dalam waktu yang tiba-tiba.

Namun sekalipun persoalan jodoh tidak bisa ditebak dan diprediksi, Anda harus tetap waspada dalam menyikapi cinta yang timbul karena pertemuan di dunia maya. Berikut adalah beberapa rambu yang perlu Anda ketahui:

Wadah Sosialisasi

Tempat Anda bertemu dan berkenalan dengan si Dia disebut sebagai Wadah Sosialisasi dan tentunya Anda Harus mempertanyakan kepada diri sendiri seberapa jauh Anda mengenal sosok tersebut, tidak hanya dalam wadah sosialisasi tempat anda bertemu. Tanyakan pada diri sendiri sebatas mana Anda memercayai semua informasi yang Anda tahu tentang sosok pria tersebut

Investigasi dan Persiapan Dini

Apabila memang getar-getar cinta itu semakin hari semakin tumbuh, mulailah dengan investigasi dan mempersiapkan diri. Mungkin saatnya Kopi Darat dengan si Dia sehingga bisa memperlancar investigasi lebih lanjut. Jangan lupa juga untuk mengintip-intip komentar beberapa teman di status Facebook atau blognya mungkin bisa membantu. Persiapkan diri ketika akan bertemu bahwa belum tentu sosok yang nanti anda temui sesuai harapan

Komitmen di tangan

Setelah semuanya berjalan lancar, mulailah dengan bercerita tentang keadaan masing-masing. Dari keluarga, pekerjaan dan teman-teman dekat anda, buatlah suatu komitmen bahwa Anda dan pujaan hati Anda akan selalu jujur satu salam lain untuk menjaga kelanggengan hubungan. Bisa juga dengan memasang status yang tadinya hanya single menjadi in a relationship untuk memproklamirkan hubungan Anda, walaupun tidak menjamin untuk bisa lebih langgeng. Komitmen yang paling pas adalah bagaimana menjaga komunikasi antara Anda dan pasangan dan rambu-rambu yang seperti apa yang disepakati. Terutama buat Anda dan pasangan yang menempuh hubungan jarak jauh.

Jadi, jangan takut untuk menyambut cinta itu. Dari manapun cinta itu datang, baik dari dunia nyata ataupun dunia maya, selama Anda mampu me-manage-nya dengan benar, maka kebahagiaan akan menunggu di depan Anda. Sekali lagi, setiap hubungan tergantung pada dua pribadi yang menjalaninya, bukan tergantung dari asal cinta dan hubungan itu datang.

Selamat jatuh cinta!  :) (Ria – D’girls)


Sumber : Majalah Kosmopolitan Mei 2009

Share and Enjoy:
  • del.icio.us
  • Digg
  • Facebook
  • TwitThis

2 Responses to “Kala Cinta dari Dunia Maya Menghampiri”

  1. Ingin Seperti Dia | The Blings Of My Life Says:

    [...] Perempuan: Situs untuk perempuan, dari perempuan Kala Cinta dari Dunia Maya Menghampiri May 16, 2009Bunga Rosella, Si cantik dengan segudang manfaat May 15, 2009Sisir, Perempuan dan [...]

  2. Eka Situmorang - Sir Says:

    Masalahnya cinta yang datang dari dunia maya itu…
    heeem perlu disikapi dengan sangat hati - hati ! :)
    banyak gak benernya, segelntir aza yg beenr.

    Buat saya Facebook udh gak keren ach….
    Tapi site ini keren LHO :)

    salam, EKA

Leave a Reply

Filled Under: Gaya Hidup